Mempersiapkan Kondisi Kesehatan Gigi & Mulut Sejak Dini

Sebagai penggantinya, Bunda bisa membekali Si Kecil dengan camilan sehat berupa campuran buah potong atau makanan dan minuman yang kaya akan kalsium, seperti susu, yoghurt, atau keju. Untuk berkonsultasi terkait pertumbuhan gigi bayi dengan dokter gigi, unduh aplikasi Klikdokter by way of Apps Store dan Google Play Store. Memberikan bayi botol berisi jus atau susu sambil tidur dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan gigi.

Namun, hal tersebut sering luput dari perhatian orang tua, terlebih pada anak dengan kebutuhan khusus . Anak berkebutuhan khusus lebih rentan mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Hal ini dikarenakan, mereka memiliki kondisi fisik intelektual sosial dan emosional yang berbeda. Itulah yang membuat mereka perlu diperlakukan khusus agar bisa tetap tumbuh dan berkembang layaknya anak normal. Dikatakan, Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan pada 2018 menyebutkan bahwa 93% anak Indonesia kelompok usia 5-6 tahun mengalami karies.

Jika Anda mencari cara mengatasi sakit gigi berlubang tanpa obat, cobalah untuk menggunakan teh hijau. Jenis teh itu mampu mengurangi kemunculan plak sehingga kesehatan gigi dan mulut dapat terjaga. Anda bisa menambahkan air lemon atau madu dalam teh hijau hangat yang Anda konsumsi. Kebiasaan buruk lainnya misalnya menindik lidah, di mana logam yang terpasang dapat merusak gigi akibat benturan yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, mintalah saran dokter gigi untuk menghilangkan kebiasaan yang berbahaya bagi kesehatan mulut serta cara mengatasi sakit gigi.

Rasa ngilu atau nyeri saat meminum atau mengunyah makanan dan minuman dingin merupakan tanda dari gigi sensitif. Kondisi ini disebabkan oleh penurunan posisi gusi yang dapat dipicu oleh kesalahan teknik menyikat gigi. Mengontrol makan atau ngemil yang berlebihan akan membantu melindungi gigi dari kerusakan. Semakin sering gigi Anda terpapar dengan asam ini, semakin lemah dan rapuh kekuatan gigi.

Bakteri pada makanan dan minuman manis bisa memproduksi asam yang dapat merusak gigi. Mengatur makanan yang dikonsumsi juga menjadi bagian dari cara menjaga kesehatan gigi, imbuh Anggi. Terlalu sering makan makanan manis tentu mudah membuat gigi berlubang. Meski begitu, ia menyarankan untuk konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak. Hal lain yang sering diabaikan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah menjadwalkan pemeriksaan rutin dengan dokter gigi setidaknya dua kali dalam setahun.

Setelah anak mulai tumbuh gigi, gunakan sikat basah dengan bulu halus dengan gerakan lembut melingkar di bagian depan, belakang dan permukaan atas semua gigi dan sepanjang garis gusi. Para orang tua juga dapat memilih untuk menggunakan sedikit pasta gigi khusus anak untuk anak usia 3 tahun. Sejak gigi pertama tumbuh, yaitu pada usia 6 bulan, ibu dapat membawa bayinya untuk memeriksakan gigi dan berkonsultasi mengenai tata cara pembersihan gigi pada bayi dan balita. Pengetahuan kesehatan gigi sejak dini pada keluarga, dapat mencegah terjadinya kerusakan gigi sejak dini. Apabila anda belum pernah ke dokter gigi, jangan takut atau malu untuk memeriksakan gigi anda. Karena fasilitas kesehatan tersedia begitu banyaknya di seluruh penjuru Indonesia.

Cara menjaga kebersihan gigi anak

Bakteri yang berkumpul di mulut bisa menyusup ke dalam alirah darah melalui pembuluh kapiler di gusi. Saat arteri tersumbat akibat bakteri, beragam penyakit termasuk diabetes tipe 2 akan timbul. Oleh karena itu, para orangtua disarankan untuk membuat jus sendiri di rumah untuk menghindari kerusakan gigi pada anak.

Darlie Bunny Kids Care Cola yang diperkaya dengan kalsium dan fluoride untuk mencegah gigi berlubang sekaligus menyegarkan nafas. Tidak perlu khawatir, pasta gigi ini meminimalisir iritasi dengan tingkat busa yang rendah, bebas gula, dan menggunakan bahan Food Grade sehingga aman untuk digunakan Si Kecil. Menyikat gigi adalah menghilangkan plak dari permukaan gigi yang tujuannya untuk mencegah penumpukan plak. Menyikat gigi adalah cara yang umum dianjurkan untuk membersihkan deposit lunak pada permukaan gigi dan gusi sehingga penumpukan plak dapat dihindari. Gigi bayi atau gigi susu berfungsi untuk membantu bayi mengunyah dan belajar bicara.

Lebih sedikit gula dan mengandung Vitamin B Kompleks untuk energi tubuh. Eriska mengatakan, dot yang ibu pilih sebaiknya dirancang secara fisiologis untuk memfasilitasi pergerakan lidah ke depan dan ke atas pada daerah permukaan datar dot. Dengan begitu, aliran air susu tidak akan otomatis mengalir ke tenggorokan bila tidak terjadi gerakan mengisap karena adanya aktivitas otot-otot lidah, pipi, dan bibir. Untuk membujuk sang anak beralih dari botol dot ke gelas, kenalkan anak dengan gelas secara bertahap sedikit demi sedikit.

Hal-hal yang dapat dilakukan antara lain mengatur pola makan yang sehat untuk gigi, menggosok gigi dengan baik dan benar, sikap dan perilaku kesehatan yang positif. Sedankan untuk kontrol ke dokter gigi, Ratna menjelaskah, di masa pandemi ini, sebaiknya ditunda dulu. Sebab, Covid-19 menular melalui droplet pada saluran pernapasan, termasuk air liur dari mulut.